Hay.. Siapa Suka Musik ???
Genre tersebut diantaranya Pop, Rock, Punk Rock, Metal/Underground, Emo, Hip-Hop dan lain-lain.
Saya akan membahas sedikit tentang Genre musik rock dan anak-anaknya yang biasanya mempunyai tempo yang cepat dan keras dan jenis musik ini sangat berpengaruh terhadap fansnya, dan yang paling menonjol yaitu pada gaya hidup dan kesehariannya.
PUNK ROCK HWeee………………………
Oi! berarti hello dalam aksen cockney di Inggris. Oi! musik bermula di akhir 70-an setelah kemunculan Punk Rock. Ketika gelombang pertama punk menyerang, band seperti Sham69, The Business, dan Cock Sparrer sudah bernyanyi tentang hidup di jalanan di saat Sex Pistols mencoba memulai “Anarchy In the Uk”. Lalu reality punk atau street punk dimulai dengan Sham 69 dan Sparrer, seperti juga Slaughter and The Dogs juga Menace.
Musik Punk merupakan sub-budaya yang lahir di London,Inggris.Pada awalnya,kelompok punk selalu dikacaukan oleh kelompok skinhead.Namun,sejak 1980an,saat punk,merajalela di Amerika,golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu,karena mempunyai semangat yang sama.Menurut sejarah yang gw tau genre musik punk lahir di awal tahun 1970an.Lagu/lirik musik punk biasanya menyindir para penguasa dengan caranya sendiri.Yaitu dengan cara musik dan lirik bertempo cepat,sederhana namun kasar,beat yang cepat dan menghentak.
UNDERGROUND
Musik underground adalah suatu jenis musik yang mengusung tema-tema lagu yang berisi kritik, protes, dan kecaman. Selain itu musik underground juga mengangkat tema-tema tentang kematian, siksaan, neraka dan kehidupan setelah kematian. Musik ini dililai radikal ekstrem karena lirik-lirinya yang memang jauh dari kesan indah. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin menggali aspek-aspek kepribadian, dan hal-hal yang mempengaruhi dinamika kepribadian pengemar musik underground.
Dari hasil penelitian terungkap bahwa dinamika kepribadian penggemar musik underground dikuasai oleh alam bawah sadarnya. Dorongan agresif yang berasal dari Id terhambat oleh nilai-nilai dan norma yang berkembang dalam keluarga dan masyarakat, pertentangan tersebut memunculkan situasi konflik dan perasaan cemas, yang memaksa ego segera mencarikan jalan keluar untuk mereduksi tegangan. Karena agresifitas tidak dapat disalurkan dalam bentuk yang sebenarnya, akhirnya subjek mencoba mencari pengalihan (sublimasi) agar agresifitasnya dapat tersalur dan tetap dapat diterima oleh masyarakat. Sedangkan kompensasi yang dilakukan dikarenakan perasaan ketidak pastian akan identitas diri akibat tidak adanya figur ideal untuk diidentifikasi.
EMO
Emo merupakan jenis musik yang masih serumpun dengan punk. Emo sendiri banyak yang menyebutkan berasal dari kata emotion, emotional, atau emotive.
Selain Story of The Year, band-band asing lainnya yang termasuk kategori beraliran emo yaitu Dashboard Confessional, Finch, The Used, Rufio, Thrice, Silverstein, Brand New, Early November, Good Charlotte, Funeral For A Friend, Matchbox Romance, All American Reject, Ataris, dll. Beberapa dari band tersebut ada yang tidak mau menyebutkan diri mereka sebagai band beraliran emo, mereka lebih suka menyebutkan mereka hanya memainkan musik punk rock dengan sedikit sentuhan pop.
Emo identik dengan musik yang berlirik puitis, melankolis, berarti dalam, mengandung banyak kemarahan dan kesedihan tentang kematian, keinginan untuk bunuh diri, ditinggal kekasih, hidup yang susah atau tentang keluarga yang broken home. Lirik-lirik tadi biasanya disuarakan dengan teriakan yang keras, yang menggambarkan kesedihan mereka.
Band-band emo banyak menggunakan suara-suara gitar yang kompleks dalam lagu mereka, namun tidak jarang yang hanya menggunakan gitar akustik saja. Dibanding musik punk, musik emo seringkali lebih soft dan lambat, atau musik emo mirip dengan musik pop-punk namun sedikit lebih rumit. Ciri khas dari aliran ini yaitu teriakan atau growl yang keras dari vokalisnya untuk lebih mendapatkan soul emosional dari lagu yang mereka bawakan.
Ada juga yang menyebutkan emo kepanjangan dari emocore. Tapi emocore sendiri sebenarnya bisa dikatakan aliran yang berbeda dengan emo. Emocore merupakan campuran antara emopunk dan hardcore. Mungkin bisa disebut juga musik hardcore dengan lirik yang emosional. A Static Lulaby, Underoath, serta Saosin adalah sedikit dari banyak band yang beraliran emocore.
Dari segi musikalitas, sulit dibedakan antara musik emo dengan emocore. Bahkan jika didengar secara selintas, nyaris nggak ada beda. Jadi agak rancu juga menyebutkan perbedaan emo dengan emocore. Membedakan antara musik emo dengan punk rock juga cukup sulit, akibatnya orang seringkali menjadi bingung untuk membedakan antara emo, punk, dan hardcore. Hal ini dipersulit dengan kebiasaan beberapa band yang nggak hanya memainkan satu jenis musik saja, namun mereka sudah teranjur terikat dengan image suatu jenis musik yang biasa mereka mainkan.
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

